Kurang seimbangnya antara aktivitas yang dilakukan dengan asupan makanan yang dikonsumsi membuat berat badan relatif bertambah dan tidak normal. Terlebih lagi jenis makanan yang dikonsumsi memiliki kandungan lemak tinggi sangat beresiko terhadap bertambahnya berat badan. Makanan berlemak menyebabkan proses pencernaan kurang baik sehingga mengakibatkan lemak menumpuk di dalam tubuh. Pada seorang pria, dapat dikatakan memiliki perut buncit jika lingkaran pinggang lebih dari 95 cm, sedangkan pada wanita 80 cm. Memiliki perut buncit baik itu sebelum maupun sesudah menikah sebaiknya tidak diabaikan. Kondisi perut yang tidak normal pada dasarnya dapat memicu penyakit serius yang bahkan membahayakan kesehatan dan keselamatan penderita. Simak uraiannya berikut ini:

Penyakit jantung

Serangan jantung termasuk salah satu penyebab kematian di dunia. Penyakit jantung dapat disebabkan oleh banyak faktor, terutama jantung koroner yang dipicu oleh gaya hidup buruk. Salah satunya suka dan sering mengkonsumsi makanan cepat saji, berminyak, dan tinggi lemak. Lemak yang menumpuk di dalam tubuh dapat menyumbat pembuluh darah jantung, ketika aliran darah tersumbat maka yang terjadi adalah serangan jantung di mana organ tubuh tersebut tidak dapat berfungsi secara normal. Penyakit jantung merupakan satu jenis penyakit yang cukup ditakuti di penyakit membahayakan lainnya karena tidak jarang penderitanya mengalami kematian secara mendadak.

Diabetes melitus

Penyakit diabetes juga dikenal sebagai salah satu penyakit yang menakutkan. Betapa tidak, gejala yang dialami penderita diabetes basah adalah jika ada luka sulit sembuh. Dalam waktu yang lama, luka dapat terinfeksi sehingga bagian tersebut dapat membusuk dan bukan tidak mungkin harus diamputasi. Penyakit diabetes memang bisa menyerang siapa saja bagi yang memiliki tubuh kurus maupun gemuk. Akan tetapi, seseorang dengan berat badan berlebih yang ditandai dengan perut buncit memiliki resiko lebih besar terkena diabetes. Hal ini dikarenakan terjadinya resistensi insulin yang tidak dapat berfungsi dengan maksimal.

Kanker kolorektal

Perut buncit dan juga berat badan berlebih juga kerap memicu timbulnya penyakit kanker kolorektal yakni jenis kanker yang tumbuh pada ujung atau bawah usus besar atau tepatnya terhubung dengan anus. Pengobatan kanker kolorektal tergantung dari penyebaran sel kanker, baik itu kemoterapi, radiasi, atau bahkan dengan jalan operasi. Kegemukan di bagian perut menyebabkan terjadinya gangguan hormon yang menyerang usus. 

Gangguan pernafasan

Dampak buruk lainnya yang ditimbulkan dari masalah perut buncit adalah gangguan pernafasan. Hal ini dikarenakan timbunan lemak yang ada pada perut mengganggu sistem paru-paru sehingga penderita kesulitan bernafas. Gangguan pernafasan yang berat kerap dialami penderita terutama ketika tidur. Masalah pernafasan juga patut menjadi satu hal penting yang patut diwaspadai agar tidak menimbulkan hal buruk yang tidak diharapkan.

Selain beberapa dampak di atas, perut buncit juga dapat memicu masalah buruk lainnya seperti kolesterol tinggi, hipertensi, bahkan pula stroke. Oleh karena itu, penting untuk menjaga keseimbangan berat badan, selain dengan mengkonsumsi makanan yang tinggi serat juga perlu melakukan aktivitas yang seimbang salah satunya dengan rutin berolahraga.